Panas Ekstrem di Madinah, Dokter Ingatkan Jemaah Bahaya Jalan Nyeker di Masjid Nabawi

Kategori : Kesehatan, Berita, Haji, Tips, Ditulis pada : 06 Mei 2026, 10:05:23

WhatsApp Image 2026-05-06 at 09.43.10.jpeg

Suhu udara di Madinah, Arab Saudi, mulai memasuki fase panas ekstrem menjelang musim haji 2026. Dalam beberapa hari terakhir, temperatur dilaporkan mencapai 39 hingga 42 derajat celsius, meningkat tajam dibandingkan kondisi akhir April lalu.

Kondisi cuaca ini memicu kewaspadaan petugas kesehatan haji Indonesia terhadap berbagai risiko gangguan kesehatan, salah satunya kaki melepuh akibat paparan lantai panas di area Masjid Nabawi. Jamaah diminta lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.

Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Madinah, dr Enny Nuryanti, mengatakan kasus kaki melepuh cukup sering terjadi di Madinah karena karakteristik lantai Masjid Nabawi yang berbeda dengan Masjidil Haram.

"Memang lumrah (kaki melepuh) itu terjadi di Madinah. Karena lantai Masjid Nabawi dengan Masjidil Haram itu berbeda. Kalau di Nabawi ini sering terjadi jamaah terpapar lantai yang panas sehingga terkena risiko melepuh," ujar Enny.

Menurutnya, kondisi tersebut umumnya terjadi ketika jamaah kehilangan alas kaki atau lupa meletakkan sandal dan sepatu saat berada di area masjid. Akibatnya, mereka terpaksa berjalan tanpa alas kaki di atas lantai yang terpapar langsung sinar matahari.

Untuk mengantisipasi hal itu, jamaah disarankan membawa kantong plastik sendiri agar sandal atau sepatu dapat disimpan dan dibawa dengan mudah.

"Sehingga jika membawa sepatu atau sandal ketika keluar mereka langsung bisa pakai, tidak perlu mencari-cari," katanya.

Jamaah Diabetes Diminta Lebih Waspada

Selain faktor kelalaian, dr Enny juga mengingatkan tingginya risiko bagi jamaah dengan riwayat diabetes atau neuropati. Kondisi tersebut membuat saraf kaki mengalami penurunan sensitivitas terhadap panas.

Akibatnya, jamaah sering tidak menyadari telapak kaki mereka sedang mengalami luka bakar akibat suhu lantai yang sangat tinggi.

"Sehingga saat berjalan di atas lantai yang panas mereka tidak merasa panas, namun tiba-tiba melepuh," sambungnya lagi.

Petugas kesehatan meminta jamaah yang mengalami kaki melepuh segera mendatangi pos kesehatan terdekat atau Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah untuk mendapatkan penanganan medis.

Sebagai langkah awal, dr Enny menyarankan pendinginan segera pada area yang terkena panas agar kerusakan jaringan kulit tidak semakin parah.

"Langsung saja siram dengan air dingin, bahkan kalau bisa air es," tegas dr Enny.

Peringatan ini menjadi penting di tengah meningkatnya suhu ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan terus berlangsung selama musim haji 2026.


Sumber : https://himpuh.or.id/blog/detail/4273/panas-ekstrem-di-madinah-dokter-ingatkan-jemaah-bahaya-jalan-nyeker-di-masjid-nabawi

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id